Strategi Baru PT Adhi Karya Tbk: Perubahan Signifikan dalam Komposisi Direksi dan Komisaris

Dikabarkan bahwa PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (1/4). (Beritasatu.com)

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (1/4), yang menghasilkan perombakan signifikan dalam jajaran direksi dan komisaris perusahaan. Direktur Utama ADHI, Entus Asnawi Mukhson, menyatakan bahwa kegiatan RUPST tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran direksi dan dewan komisaris, mencerminkan pentingnya keputusan yang diambil.

Salah satu hasil utama rapat adalah pengangkatan Elan Suherlan dan Rustam Sofyan Sirait sebagai Komisaris Independen, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Widiarto dan Abdul Muni. Selain itu, Bob Arthur Lombogia juga ditetapkan sebagai Komisaris baru. Dengan perubahan ini, Dewan Komisaris Adhi Karya kini bertambah menjadi enam orang, menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperkuat struktur pengawasan dan pengambilan keputusan.

Dari sisi direksi, rapat menetapkan Pundjung Setya Brata sebagai Direktur Operasi II, serta Bambang Krisminarno sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Namun, rapat juga memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Direktur Operasi II Harimawan, Direktur Keuangan Iqbal, serta Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman Yan Arianto. Perubahan ini mengakibatkan penambahan satu anggota dalam jajaran direksi, menjadikannya tujuh orang, yang diharapkan dapat membawa semangat baru dan ide-ide segar bagi perusahaan.

Berikut adalah susunan baru jajaran komisaris dan direksi Adhi Karya:

Dewan Komisaris:

  1. Dody Usodo Hargo Suseno sebagai Komisaris Utama
  2. Hironimus Hilapok sebagai Komisaris Independen
  3. R. Erwin Moeslimin sebagai Komisaris Independen
  4. Bob Arthur Lombogia sebagai Komisaris
  5. Elan Suherlan sebagai Komisaris Independen
  6. Rustam Sofyan Sirait sebagai Komisaris Independen

Dewan Direksi:

  1. Entus Asnawi Mukhson sebagai Direktur Utama
  2. A. Suko Widigdo sebagai Direktur Operasi I
  3. Pundjung Setya Brata sebagai Direktur Operasi II
  4. Vera Kirana sebagai Direktur Operasi III
  5. Bambang Krisminarno sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
  6. Ki Syahgolang Permata sebagai Direktur Human Capital dan Legal
  7. (posisi Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman kosong)

Perombakan ini mencerminkan komitmen Adhi Karya dalam meningkatkan kinerja dan transparansi perusahaan, serta memperkuat tata kelola korporat yang baik. Diharapkan, dengan susunan baru ini, ADHI dapat terus menghadirkan inovasi dan keunggulan dalam industri konstruksi dan pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Demikian informasi seputar perombakan yang dilakukan PT Adhi Karya. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Philippinestuffs.Com.