Panen Durian Khas Badui: Pendorong Ekonomi Lokal Kabupaten Lebak Banten

Seorang pedagang durian Badui di Jalan Gang Kibun Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Ade (50) menyatakan bahwa musim panen durian telah meningkatkan aktivitas ekonomi di Lebak Banten. (Antaranews.com)

Panen durian Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, telah membawa dampak positif yang signifikan pada ekonomi lokal. Buah durian yang dihasilkan oleh masyarakat Badui tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi petani, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi pedagang dan pekerja di sekitarnya.

Seorang pedagang durian Badui di Jalan Gang Kibun Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Ade (50) menyatakan bahwa musim panen durian telah meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah tersebut. Dia mengungkapkan bahwa mereka telah menyerap tenaga kerja sebanyak tujuh orang sejak awal tahun 2024, yang membantu dalam proses penjualan durian.

“Panasnya musim panen durian khas Badui memberikan berkah bagi kami. Kami dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dan memberikan kontribusi positif bagi ekonomi lokal,” kata Ade.

Pedagang durian seperti Ade menerima pasokan buah durian dari petani Badui dengan volume yang cukup besar setiap minggunya. Setiap minggu, Ade menerima sekitar 5.000 butir durian dengan modal sebesar Rp100 juta. Dia menjual durian tersebut dengan harga Rp20 ribu per buah, menciptakan keuntungan yang cukup menguntungkan.

Selain Ade, pedagang lainnya juga merasakan manfaat ekonomi dari panen durian Badui. Seorang pedagang besar durian khas Badui, Embay (60) mengakui bahwa bisnis durian telah membantu meningkatkan ekonomi keluarganya serta memberikan kesempatan kerja bagi banyak orang, mulai dari buruh panggul hingga pengemudi angkutan.

Peningkatan aktivitas ekonomi ini juga terlihat dari jumlah pedagang durian yang semakin bertambah di sepanjang jalan Rangkasbitung. Para pedagang ini tidak hanya memasok durian Badui ke wilayah sekitar, tetapi juga ke luar daerah seperti Bogor, Bekasi, Indramayu, dan Jakarta.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar menyatakan harapannya agar masyarakat Badui terus mengembangkan perkebunan durian. Perluasan perkebunan durian ini diharapkan dapat menjadi andalan ekonomi petani dan membawa dampak positif yang lebih besar bagi ekonomi masyarakat Kabupaten Lebak secara keseluruhan.

Dengan potensi perputaran uang yang mencapai miliaran rupiah per pekan, panen durian khas Badui menjadi salah satu aset ekonomi yang bernilai bagi Kabupaten Lebak. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pengembangan sektor pertanian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta kesejahteraan masyarakat petani.

Demikian informasi seputar bisnis durian Badui yang sangat menggiurkan. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Philippinestuffs.Com.